Python Pada Raspberry Pi
Pada posting kali ini saya akan memperkenalkan bahasa pemrograman python yang merupakan salah satu pemrograman yang umum digunakan pada raspberry pi. Ada banyak bahasa pemrograman alternatif lain yang bisa digunakan selain python, anda bisa menggunakan C++ juga java, tentu dengan masing – masing kekurangan dan kelebihannya.
Python diciptakan oleh Guido van Rossum yang diperkenalkan sebagai bahasa pemrograman untuk komputasi. Pada tahun 1999 beliau memperkenalkan bahasa pemrograman ini pada anak Sekolah Dasar dan Menengah, hingga sekian dekade, python muncul pada raspberry Pi.
Ada yang membedakan antara Python dengan bahasa pemrograman lain seperti C/C++ dan java yang memerlukan kompilasi terlebih dahulu untuk bisa dijalankan. Python merupakan interpreted language atau scripting languange artinya anda tinggal menuliskan program kemudian langsung bisa menjalankannya tanpa harus mengkompilasinya terlebih dahulu. Sebagai interpreter Python memiliki keuntungan misalnya kita tidak perlu secara eksplisit mendeklarasikan jenis variabel apakah String atau integer, layaknya bahasa pemrograman compiler seperti C/C++ dan Java. Karena Python sebagai bahasa pemrograman interpreter ia tidak memiliki file binary seperti halnya pada C/C++ dimana kita bisa merahasiakan source code, dan cukup mendistribusikan file binary untuk bisa dijalankan. Di Python, source code adalah program itu sendiri yang bisa langsung dijalankan
Untuk memulai melakukan pemrograman Python, kita memiliki dua pendekatan, pendekatan pertama menggunakan text editor untuk memulai scritping lalu mengeksekusinya. Sedang pendekatan yang kedua adalah menggunakan interactive prompt yaitu IDLE. Pada pembahasan kali ini saya akan membahas terlebih dahulu pendekatan yang terakhir, baru kemudian untuk tutorial selanjutnya akan dibahas melakukan pemrograman secara scripting.
Saya mengakses raspberry Pi menggunakal terminal console Putty, Silahkan baca tutorial saya sebelumnya jika anda belum mengetahui cara untuk mengakses raspberry pi menggunakan terminal console Putty. Silahkan ketik command Python untuk memulai menjalankan interactive prompt
Tanda triple chevron >>> adalah interactive prompt yang berarti berarti python sedang menunggu kita untuk memasukkan program/script. Masukan perintah print(“Halo Python”) untuk mencetak pada layar kalimat Halo Python.
>>> print(“Halo Python”)
Halo Python
Sintaks perintah mencetak string pada layar ini agak berbeda jika anda menggunakan Python versi 3.0 karena itu penting untuk memastikan bahwa Python yang anda gunakan adalah sama dengan yang sedang saya pakai yaitu 2.7.x.
Kita juga bisa melakukan operasi aritmatika pada interactive prompt seperti berikut
>>> 3+4+5
12
Oke, kita mulai gunakan perintah yang lebih sulit lagi dengan melakukan operasi aritmatika akar kuadrat dari 25.
>>> import math
>>> math.sqrt(25)
5.0
Perhatikan pada operasi aritmatika terakhir kita perlu mengimport library math terlebih dahulu sebelum menggunakan fungsi akar kuadrat math.sqrt. Lalu bagaimana dengan penggunaan variabel? Tinggal masukan saja nama variabel yang ingin digunakan disertai dengan nilai awal yang digunakan.
>>> import math
>>> x=25
>>> math.sqrt(x)
5.0
Perhatikan bahwa kita tidak perlu mendeklarasikan tipe variabel dari x apakah bilangan pecahan (float) ataukah bilangan bulat (integer). Interpreter akan otomatis mendefinisikan berdasarkan operasi aritmatika yang kita lakukan.
Oke, demikianlah perkenalan kita pada Python menggunakan interactive prompt. Pada tutorial berikutnya kita akan melakukan pemrograman python menggunakan pendekatan scripting pada text editor, menyimpannya dengan ekstensi *.py baru kemudian menjalankannya menggunakan command python [namafile.py] untuk menjalankan script
